<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: I Should Never Grown Up</title>
	<atom:link href="http://dennyhariandja.com/i-should-never-grown-up/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dennyhariandja.com/i-should-never-grown-up/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 07:18:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: hariandja</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/i-should-never-grown-up/comment-page-1/#comment-29</link>
		<dc:creator>hariandja</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 15:20:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=269#comment-29</guid>
		<description>Very wise, mbak Lia. Thank you :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Very wise, mbak Lia. Thank you <img src='http://dennyhariandja.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yulia Agusta</title>
		<link>http://dennyhariandja.com/i-should-never-grown-up/comment-page-1/#comment-28</link>
		<dc:creator>Yulia Agusta</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 05:41:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dennyhariandja.com/?p=269#comment-28</guid>
		<description>Denny my brother, ... itulah hidup....manakala manusia semakin menghabiskan sisa umur, di saat itulah semakin ditempa kemampuan mental dan fisiknya untuk lebih bisa menyadari bahwa hidup ini adalah ujian semata. Siapa yang bisa menjawab tantangan per tantangan (dengan sisa2 kemampuan fisik dan otak) di situlah dia mencapai jawaban yang diminta oleh ujian. Intinya, manusia tidak bisa lagi arogan dengan segala potensi dan pengalaman hidupnya, sebab itu semua hanya titipan yang akan dipertanggungjawabkan kembali kepada Yang Telah Memberikannya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Denny my brother, &#8230; itulah hidup&#8230;.manakala manusia semakin menghabiskan sisa umur, di saat itulah semakin ditempa kemampuan mental dan fisiknya untuk lebih bisa menyadari bahwa hidup ini adalah ujian semata. Siapa yang bisa menjawab tantangan per tantangan (dengan sisa2 kemampuan fisik dan otak) di situlah dia mencapai jawaban yang diminta oleh ujian. Intinya, manusia tidak bisa lagi arogan dengan segala potensi dan pengalaman hidupnya, sebab itu semua hanya titipan yang akan dipertanggungjawabkan kembali kepada Yang Telah Memberikannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

